Linux, OS yang namanya masih samar tapi udah populer. Sudah banyak orang-orang yang beralih ke OS yang satu ini dengan berbagai alasan. Ada yang alasannya karena dia seorang developer, suka programming, ada yang alasannya ga perlu repot-repot kena virus, dan ada yang ga mau mbajak windows.

Alasan itu semuanya bisa diterima, terutama bagi mereka yang tidak mau membajak OS yang sifatnya komersil. Hal ini berkaitan dengan keterjagaan harta milik orang-orang kafir yang mengikat perjanjian dengan kita. Jadi kalau kita membajak ya berarti kita telah melanggar perjanjian yang telah ada. Masa’ seorang muslim melanggar janji?

Di sini sebagai awalnya, saya sebagai orang yang telah beralih sepenuhnya ke linux akan berbagi pengalaman tentang bagaimana linux itu sebenarnya supaya pembaca sekalian tertarik. Hal ini berdasarkan pengalaman saya sebagai pemakainya.

Pada awalnya, saya tidak mengerti fitur-fitur linux sampai saya mencobanya sendiri. Jika anda seorang pengguna laptop yang fiturnya standar (misal: graphic cardnya intel, wi-fi cardnya intel) dengan merk-merk yang umum, kamu ga perlu repot-repot install driver yang banyaknya seabrek. Jikalau ada driver yang ketinggalan tidak terinstall mungkin cuma dial-up modem seperti yang terjadi pada saya yang menggunakan laptop Compaq Presario V3000. Mungkin akan perlu instalasi lebih lanjut jika spesifikasinya melebihi standar.

Selain mudah dalam instalasi driver, linux menawarkan fitur security yang amat baik sehingga masih amat sedikit orang yang mau buat virus untuk linux. Jika kita bandingkan ini dengan OS yang sudah umum dengan kita yaitu microsoft windows yang mana aja, maka akan kita dapati perbedaan yang amat signifikan.

Windows, dapat kita tulisi file di folder manapun di dalam semua disk yang dikelola oleh OS ini. Bahkan kita juga bisa nulis file apa saja dan menyimpannya di folder ‘C:\Windows\system32\’ yang folder ini ada banyak file yang dipakai untuk jalannya OS ini. Karena itu, virus bisa dengan mudah membombardir windows karena setiap tempatnya bisa dihinggapi.

Beda dengan windows, linux memiliki ,i>authorization right dalam menulis file dan pengelolaan file lainnya. Ada wilayah-wilayah yang tidak bisa sembarangan kita menjangkaunya. Bahkan untuk mengcopy sebuah file ke daerah tersebut saja tidak mungkin kecuali jika kita memegang otoritasnya. Bagian manakah itu? Bagian itu adalah semua folder dalam partisi instalasi linux kecuali folder user kita dan folder media yang isinya hard disk, CD, dll. Jadi intinya, selain struktur pemrograman yang berbeda, struktur securitynya juga berbeda. Nah terus kalo mau install program susah dong. Instalasi program linux memang perlu dipelajari, terutama belajar tentang otorisasi kita dalam komputer kita. Nah, tunggu aja artikelnya di masa depan…

Nah terus kesenangan lain dari makai linux adalah, tampilannya bisa dengan sangat mudah kita ganti. Bahkan kita juga bisa merancang sendiri tampilannya jika kita bisa menguasai bahasa scripting seperti XML, atau bahasa seperti perl, dan lain-lain. Dan tools untuk itu semuanya opensource

Nah, enaknya lagi, semua program yang ada di linux hampir semuanya adalah program opensource. Artinya kita ga perlu bayar. Gratis tis tis. Memang penggunaannya agak berbeda dengan program-program windows, ya tinggal kita bersabar untuk mencoba dan mempelajarinya. Saya sendiri butuh waktu lebih dari 1,5 bulan untuk bener2 total pindah ke linux.

Semoga pembahasan ini dapat menarik kalian semua untuk menggunakan produk yang halal saja. Dan semoga Allah memudahkan kita untuk belajar Islam dengan sarana yang halal semua. [‘Auf Ali]